Tugas Besar Komunikasi Seluler

Assalamualaikum  selamat malam….

Berikut saya lampirkan Tugas Besar Kelompok 5 mengenai DriveTest dan Optimasi jaringan 3G

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=G8iyawbcQ4o&feature=youtu.be

Semoga bermanfaat..

Tugas Komunikasi Seluler – Provider INDOSAT

Sejarah berdirinya Indosat

Indosat Tbk (ISAT) didirikan tanggal 10 Nopember 1967 dan memulai kegiatan usahanya pada tahun 1969. Kantor pusat Indosat berkedudukan di Jl. Medan Merdeka Barat No. 21, Jakarta 10110 dan memiliki 5 kantor regional yang berlokasi di Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan dan Balikpapan [1].

Indosat merupakan perusahaan penanaman modal asing pertama di Indonesia yang menyediakan layanan telekomunikasi internasional melalui satelit internasional. Tahun 1980 Indosat berkembang menjadi perusahaan telekomunikasi internasional pertama yang dibeli dan dimiliki 100% oleh Pemerintah Indonesia. Kemudian pada tahun 1994 Indosat menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange. Pemerintah Indonesia dan publik masing-masing memiliki 65% saham dan 35% saham. Lalu pada tahun 2001 Indosat mengambil alih saham mayoritas Satelindo, operator selular dan SLI di Indonesia. Mendirikan PT Indosat Multimedia Mobile (IM3) sebagai pelopor jaringan GPRS dan layanan multimedia di Indonesia. Tahun 2002 Indosat mengambil alih saham mayoritas Satelindo, operator selular dan SLI di Indonesia. Mendirikan PT Indosat Multimedia Mobile (IM3) sebagai pelopor jaringan GPRS dan layanan multimedia di Indonesia dan tahun 2003 bergabung dengan ketiga anak perusahaan yaitu, Satelindo, IM3, dan Bimagraha, untuk menjadi operator selular terkemuka di Indonesia. Indosat meraih lisensi jaringan 3G dan memperkenalkan layanan 3,5G di Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lainnya pada tahun 2006. Kemudian pada tahun 2008, Qtel membeli saham seri B sebanyak 24,19% dari publik sehingga menjadi pemegang saham mayoritas Indosat dengan kepemilikan sebesar 65%. Selanjutnya Indosat dimiliki oleh Qatar Telecom (Qtel) Q.S.C. (Qtel) atas nama Ooredoo Asia Pte. Ltd. (dahulu Qtel Asia Pte. Ltd. (65%), pemerintah Indonesia (14,29%) dan publik (20,71%). Indosat memperoleh lisensi tambahan frekuensi 3G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan anak perusahaan, IM2, memenangkan tender untuk lisensi WiMAX yang diadakan pemerintah. Sehingga pada tahun 2009 mengantarkan Indosat mendapatkan 2nd carrier 3G pada pita 2100MHz. Tahun 2010 Indosat memulai transformasi menyeluruh untuk menjadi perusahaan yang lebih fokus dan efisien melalui restrukturisasi organisasi, modernisasi dan ekpsi jaringan selular, dan inisiatif-inisiatif mencapai keunggulan operasional. Tahun 2012 dijadikan momentum untuk maju sebagai organisasi berfokus pada pelanggan yang mencapai 58,5 juta pelanggan didukung oleh peningkatan jaringan serta inovasi produk yang berkelanjutan, yang menjadikan tahun 2013 komersialisasi jaringan 3G Indosat di frekuensi 900MHz. Tahun 2014 peluncuran dan komersialisasi layanan 4G di 900 Mhz dengan kecepatan hingga 42 Mbps di beberapa kota besar di Indonesia. Dan pada tahun 2015 Indosat resmi berganti nama menjadi Indosat Ooredoo.  [2].

Teknologi yang digunakan Indosat

Untuk teknologinya  Indosat memiliki lisensi untuk dapat mengoperasikan spektrum 15 MHz di 900 MHz (5 MHz 2G, 5 MHz 3G, 5 MHz 4G), 20 MHz di 1.800 MHz (10 MHz 2G dan 10 MHz 4G), dan 10 MHz di 2,1 GHz untuk 3G [3].

Jumlah BTS Pada Tahun 2015, 2016, 2017

Jumlah BTS Indosat Ooredoo pada kuartal pertama 2016 (Q1 2016) menyentuh angka 52.326. Angka tersebut menunjukkan peningkatan cukup signifikan sebanyak 3,2 persen dari 50.687 BTS pada kuartal keempat 2015 (Q4 2015). Dengan penjabaran BTS 2G mengalami kenaikan 0,5 persen dari 23.596 BTS (Q4 2015) ke 23.714 BTS (Q1 2016). Kemudian, BTS 3G meningkat paling signifikan sebanyak 5,6 persen dari 23.730 ke 25.068, sedangkan jumlah BTS 4G juga meroket 5,4 persen dari 3.361 ke 3.544 [4]. Semantara itu pada tahun 2017 yang diungkapkan langsung oleh Direktur Utama Indosat Alexander Rusli menyebutkan, secara total, jumlah BTS sampai kuartal I/2017 tercatat 58.175 unit yang terdiri dari 5.446 BTS 4G, 28.510 BTS 3G, dan 24.219 BTS 2G. jumlah itu meningkat dari semula hanya 52.326 BTS pada kuartal pertama tahun sebelumnya [5].

Jumlah Pelanggan

Beradasarkan survei detikINET: Rabu (17/6/2015), Indosat menduduki posisi kedua setelah XL. Indosat berhasil mengumpulkan 66,5 juta pelanggan dengan dukungan 40.756 base station secara nasional [6]. Setahun kemudian PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo memiliki 85,7 juta pelanggan hingga akhir 2016 atau jika dipresentasikan naik sebesar 22,8% dibandingkan periode 2015 [7]. Dari sisi jumlah pelanggan seluler, sepanjang triwulan pertama 2017 Indosat Ooredoo meningkat sebesar 25,8 juta dibanding triwulan pertama yaitu pada tahun 2016. Dengan demikian, saat ini pelanggan seluler Indosat Ooredoo menjadi 95,6 juta pelanggan [8].

Tugas Dalam Bentuk Word dan PPT sebagai berikut:

Tugas Komunikasi Seluler_Viona Octaviani CItra_15101032

Presentasi Provider Indosat_ Viona_NIM 1510132

Sumber

[1] Anonymous, “Sejarah dan Profil Singkat ISAT (Indosat Tbk),” 21 November 2012. [Online]. Available: http://britama.com/index.php/2012/11/sejarah-dan-profil-singkat-isat/. [Accessed 10 Maret 2018].
[2] Anonymous, “Sejarah Indosat Ooredoo,” 2015. [Online]. Available: https://indosatooredoo.com/id/about-indosat/company-profile/history. [Accessed 10 Maret 2018].
[3] A. R. N. II, “Indosat Ooredoo Ekspansi Digital, 2G Jadi Tumbal?,” detikInet, 19 November 2015. [Online]. Available: https://inet.detik.com/telecommunication/d-3075821/indosat-ooredoo-ekspansi-digital-2g-jadi-tumbal. [Accessed 10 Maret 2018].
[4] J. I. R., “BTS Indosat Ooredoo Q1 2016 Meningkat 3,2 Persen dari Q4 2015,” 23 Mei 2016. [Online]. Available: http://tekno.liputan6.com/read/2513591/bts-indosat-ooredoo-q1-2016-meningkat-32-persen-dari-q4-2015. [Accessed 10 Maret 2018].
[5] Lavinda, “Indosat Tambah 5.849 BTS,” 25 Mei 2017. [Online]. Available: http://industri.bisnis.com/read/20170525/101/656842/indosat-tambah-5.849-bts. [Accessed 10 Maret 2018].
[6] A. R. N. II, “Indosat Salip XL, Juaranya Masih Telkomsel,” DetikInet, 17 Juni 2015. [Online]. Available: https://inet.detik.com/telecommunication/d-2944604/indosat-salip-xl-juaranya-masih-telkomsel. [Accessed 10 Maret 2018].
[7] “Indosat Ooredoo miliki 85,7 juta pelanggan di 2016,” IndoTelko.com, 16 Maret 2017. [Online]. Available: https://www.indotelko.com/kanal?c=fa&it=indosat-miliki-85-7-pelanggan. [Accessed 10 Maret 2018].
[8] A. T. Haryanto, “Pelanggan Indosat Tumbuh Jadi 95,6 Juta,” detikInet, 24 Mei 2017. [Online]. Available: https://inet.detik.com/telecommunication/d-3510085/pelanggan-indosat-tumbuh-jadi-956-juta. [Accessed 10 Maret 2018].